Pada metode ini, apabila terjadi pembelian maka
jurnalnya adalah mendebet rekening pembelian dan mengkredit kas atau utang
dagang. Jika terjadi penjualan maka jurnalnya adalah mendebet rekening kas/
piutang dagang dan mengkredit rekening penjualan. Untuk mengetahui persediaan
akhir dilakukan inventarisasi atau stock opname pada akhir periode.
Dari kedua metode di atas, metode persediaan periodik
lebih sederhana dan lebih mudah penyelenggaraannya bila dibandingkan dengan
metode perpetual. Namun ditinjau dari segi ketepatan dan kecepatan informasi
yang dihasilkan, metode persediaan perpetual jauh lebih unggul. Setiap saat
persediaan akhir dapat diketahui.
Sistem Periodik :
Saat terjadi pembelian
Pembelian 50.000.000
Utang
Dagang 50.000.000
Saat terjadi penjualan
Piutang Dagang 30.000.000
Penjualan 30.000.000
Penyesuaian pada akhir periode
HPP 10.000.000
Persediaan 10.000.000
HPP 50.000.000
Pembelian 50.000.000
Persediaan 35.000.000
HPP 35.000.000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar